Tidak Ada yang Diberi Pengecualian Dalam Kasus Meninggalnya Seorang Wanita AS

480

iToday.co – Kejaksaan Italia sedang menyelidiki tentang kematian seorang wanita Amerika yang berumur 35 tahun di Florence yang masih tidak mengecualikan siapa pun dari daftar tersangka, kepala jaksa kota mengatakan kepada CNN, Senin kemarin.

Pacar Ashley Olsen menemukan tubuhnya hari Sabtu lalu di apartemennya. Kantor berita Italia ANSA melaporkan bahwa Olsen telah dicekik, tapi pemerintah menolak untuk mengomentari penyebab kematian sampai autopsi selesai.

Kematiannya dianggap sebagai sebuah aksi pembunuhan, juru bicara polisi Maddalena Carosi mengatakan di TV Italia.

Hasil awal dari otopsi nya diharapkan keluar sedini hari Senin, jaksa Giuseppe Creazzo mengatakan kepada CNN. Tapi toksikologi dan tes lain bisa memakan waktu lebih lama, katanya.

Dia terakhir kali terlihat hari Jumat pagi di sebuah klub malam Florence, katanya.

ANSA melaporkan bahwa pacar Olsen, sesama seniman, menemukan tubuhnya setelah ia mulai khawatir karena ia tidak mendengar kabar darinya. Dia meminta tuan tanah Olsen untuk pergi bersamanya ke apartemen Olsen untuk mengecek, menurut ANSA.

Meskipun pacar punya alibi yang sesuai dengan garis-garis kesaksian dari saksi lain, Creazzo mengatakan hari Senin bahwa “tidak ada yang diberi pengecualian” dan “tidak ada jejak yang diberi pengecualian.”

Pihak berwenang juga mengecek gambar-gamabr Olsen di Instagram di mana dia berkata, “Saya memiliki penguntit.” Tidak jelas apakah kiriman tersebut serius.

Olsen berasal dari Florida. Dia tinggal di Florence, di mana ayahnya, seorang arsitek, bekerja di sebuah sekolah seni.

“Polisi belum benar-benar mengatakan apa pun. Anak saya menunggu polisi untuk berbagi lebih banyak,” nenek Olsen, Ann Olsen, mengatakan kepada CNN melalui telepon dari Florida.

Afiliasi CNN WJAX di Jacksonville, Florida, berbicara dengan teman-teman Olsen, yang menggambarkan dirinya sebagai orang yang selalu ceria.

“Dia penuh dengan jiwa kehidupan. Dia tidak pernah bertemu orang yang tidak menyukainya,” stasiun mengkutip Staci Kelly mengatakan tentang Olsen. “Dia memiliki kepribadian yang terbaik.”

Olsen senang bepergian, Kelly mengatakan kepada stasiun.

“Dia tidak pernah benar-benar tinggal di satu tempat terlalu lama,” katanya.